Hadir di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, LDII Kota Kediri Perkuat Harmoni dan Toleransi
Hadir di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, LDII Kota Kediri Perkuat Harmoni dan Toleransi
Kediri (21/2). Dalam rangka ikut serta merawat harmoni di Kota Kediri, LDII Kota Kediri hadiri Ceremonial Sambutan Wali Kota Kediri dalam rangka Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Kota Kediri, pada Senin (17/2).
Kehadiran Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, Wakil Ketua LDII Kota Kediri, Lukman Efendi dan Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, mendampingi Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati serta jajaran Forkopimda dan tokoh lintas agama yang tergabung dalam FKUB.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, dalam sambutannya mengajak seluruh warga untuk menjadikan Imlek sebagai momentum refleksi kebersamaan. Ia menegaskan bahwa Kota Kediri dibangun di atas fondasi keberagaman yang kuat.
“Jangan jadikan keberagaman sebagai sumber permusuhan, tetapi jadikanlah keberagaman sebagai kekuatan. Karena perbedaan itu indah,” pesan Vinanda yang menargetkan Kota Kediri naik peringkat menjadi Kota Paling Toleran nomor satu secara nasional.

Sedangkan Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, menyampaikan bahwa kehadiran LDII dalam kegiatan ini merupakan wujud dari komitmen organisasi dalam menjaga ukhuwah watoniyah (persaudaraan sebangsa).
“Kehadiran kami di sini adalah bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya dan keyakinan yang ada di Kota Kediri. Sejalan dengan pesan Wali Kota, kami meyakini bahwa persatuan antarumat beragama adalah kunci utama stabilitas daerah. LDII berkomitmen untuk terus menjadi bagian dari energi positif yang menjaga harmoni agar Kota Kediri tetap damai dan kondusif bagi semua golongan,” ujar H. Agung Riyanto.
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris DPD LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menyoroti nilai gotong royong dan silaturahmi yang terpancar dalam kegiatan ini. Menurutnya, kerukunan adalah aset sosial yang sangat berharga.
“Kegiatan di klenteng hari ini menunjukkan betapa besarnya euforia dan rasa kekeluargaan masyarakat kita. Kami di LDII selalu menekankan kepada warga kami bahwa toleransi bukan sekadar kata-kata, melainkan untuk saling menghargai. Dengan saling bersilaturahmi seperti ini, potensi konflik bisa diredam dan semangat gotong royong dalam membangun Kota Kediri semakin kuat,” ungkap Asyhari Eko Prayitno.
Perayaan malam pergantian tahun yang berlangsung semarak sejak Senin malam (16/2) tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha (Gus Qowim), Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, serta jajaran kepala OPD.
Ketua Yayasan Tri Dharma Klenteng Tjoe Hwie Kiong, Prayitno Sutikno, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas kehadiran para tokoh lintas agama dan pejabat daerah. Menurutnya, kehadiran jajaran LDII bersama FKUB memberikan ketenangan dan menunjukkan bahwa umat Tri Dharma tidak berjalan sendirian dalam menjaga tradisi dan kerukunan di Kota Kediri.
