PC LDII Kecamatan Kota Kediri Intensifkan Program 5 Sukses Ramadan Lewat Pengajian Umum
Kediri (21/02) – PC LDII Kecamatan Kota, Kota Kediri kembali menggelar pengajian umum dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga di bulan suci Ramadan. Kegiatan LDII ini dilaksanakan di beberapa masjid binaan, salah satunya di Masjid Nasrulloh yang berada di PAC Ngadirejo.
Pengajian yang diinisiasi oleh PC LDII Kecamatan Kota Kediri tersebut dihadiri ratusan warga LDII dari wilayah sekitar PAC Ngadirejo dan PAC Banjaran. Meski hujan turun sejak malam hari, semangat warga LDII untuk mengikuti rangkaian pengajian tetap tinggi.
Kegiatan dimulai usai shalat tarawih, tepatnya pukul 20.15 WIB hingga 21.45 WIB. Suasana masjid terlihat khidmat dengan jamaah yang menyimak materi pengajian secara tertib dan penuh perhatian.

Materi pengajian kali ini membahas bacaan makna dan keterangan Al-Qur’an Surat Al-An’am ayat 125 hingga 129. Penyampaian materi dilakukan oleh Ustaz Umar Bin Khotob dengan penjelasan yang sistematis dan mudah dipahami jamaah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak warga LDII untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui pemahaman Al-Qur’an yang benar.
Acara kemudian ditutup dengan nasihat pemantapan agama yang disampaikan oleh Ustaz Zidni Ilman Nafian. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya menjalankan program “Lima Sukses Ramadan” yang saat ini sedang digencarkan oleh LDII.
Lima Sukses Ramadan tersebut meliputi:
- Sukses Puasa.
- Sukses Shalat Tarawih.
- Sukses Tadarus Al-Qur’an.
- Sukses I’tikaf dan Lailatul Qadar.
- Sukses Zakat Fitrah.
Menurutnya, program LDII ini bertujuan agar warga tidak menyia-nyiakan pahala yang Allah SWT berikan di bulan Ramadan. Selain itu, gerakan ini juga menjadi upaya konkret LDII dalam meningkatkan ketakwaan serta menjaga konsistensi ibadah umat Islam, khususnya warga LDII di Kota Kediri.
Melalui pengajian umum yang rutin dilaksanakan di masjid-masjid binaan, LDII berharap mampu membentuk pribadi yang alim, faqih dan berakhlakul karimah dalam beribadah, sehingga nilai-nilai Ramadan dapat terus terjaga meski bulan suci telah usai.
