Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
September 13, 2026
Daerah Kesehatan

Jangkau 1.700 Warga, LDII Kota Kediri Gandeng Dinkes Gelar Cek Kesehatan Gratis Serentak di Tiga Titik Pesantren

  • September 13, 2026
  • 3 min read
  • 7 Views
Jangkau 1.700 Warga, LDII Kota Kediri Gandeng Dinkes Gelar Cek Kesehatan Gratis Serentak di Tiga Titik Pesantren

Kediri (13/09). DPD LDII Kota Kediri bersama Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar Gerakan Serentak Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ribuan warga di sekitar pondok pesantren dan masjid naungan LDII se-Kota Kediri.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan serentak yang digelar di seluruh Jawa Timur, yang secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Prof. Erwin Astha Triyono, di Kabupaten Gresik.

Di Kota Kediri, layanan CKG dibuka di tiga titik pesantren secara bersamaan. Pondok Nurul Huda Al-Manshurin menyasar 1.000 peserta, Pondok Tri Barokah menargetkan 500 peserta, dan Pondok Nurul Huda Al-Fatah Bandar menerima 200 peserta.

Ketua DPD LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, di sela kegiatan di Pondok Pesantren Nurul Huda Al-Manshurin menjelaskan penyebaran layanan di tiga titik ini sengaja dirancang agar jangkauan pemeriksaan lebih luas dan merata di kalangan warga sekitar pesantren.

“Secara total sasaran di Kota Kediri mencapai 1.700 orang. Kami berharap angka ini bisa melampaui target,” ujar H. Agung Riyanto.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan usaha dari keluarga besar LDII dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan. Kesehatan sendiri menjadi salah satu dari delapan program unggulan LDII untuk bangsa, sekaligus mendukung pilar kesehatan dalam Asta Cita Presiden.

“Pemeriksaan dasar seperti timbang berat badan, ukur tinggi badan, tensi darah, cek gula darah, hingga konsultasi kesehatan ini penting sebagai indikator awal screening kesehatan warga. Kami ingin kegiatan ini membawa dampak berkelanjutan, bukan sekadar seremonial,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Rini Hidayat, M.Kes., yang hadir mewakili Plt. Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin bersama LDII. Ia merinci bahwa sebanyak sembilan Puskesmas disiagakan untuk mendukung berjalannya layanan di ketiga titik tersebut.

“Kami menyiagakan sembilan Puskesmas. Di Ponpes Nurul Hakim Bandar dikawal Puskesmas Campurejo, di Ponpes Tri Barokah didukung tiga Puskesmas, sementara lima Puskesmas lainnya bertugas di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Kresek,” jelas dr. Rini.

Ia mengungkapkan bahwa capaian pemeriksaan CKG di Kota Kediri saat ini baru mendekati 60 persen dari target keseluruhan. Keterlibatan organisasi kemasyarakatan seperti LDII dinilai menjadi salah satu kunci percepatan cakupan layanan kesehatan yang selama ini sulit dijangkau hanya oleh pemerintah sendiri.

“Pemeriksaan ini penting untuk deteksi dini faktor risiko penyakit seperti hipertensi dan obesitas. Jika ditemukan lebih awal, kita bisa berikan arahan medis agar tidak berlanjut menjadi komplikasi yang lebih berat,” pungkasnya.

Kolaborasi antara LDII Kota Kediri dan Dinas Kesehatan Kota Kediri sendiri bukanlah hal baru. Keduanya telah lama menjalin kerjasama melalui program pembinaan lingkungan pondok sehat. Gerakan CKG memperkuat komitmen bersama dalam mendorong penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *