Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah Nasihat

Ketua LDII Kota Kediri: Ramadan Momentum Luruskan Niat dan Perkuat Iman

  • February 21, 2026
  • 2 min read
  • 40 Views
Ketua LDII Kota Kediri: Ramadan Momentum Luruskan Niat dan Perkuat Iman

Kediri (21/02). Dalam suasana Ramadan 1447 H / 2026 M, Ketua DPD LDII Kota Kediri sekaligus Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto, menyampaikan tausiyah usai salat Jumat pada (20/2). Di hadapan para santri, ia menekankan pentingnya budaya saling menasihati dalam kebaikan sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam di tengah kehidupan sosial.

Ia mengingatkan bahwa tujuan utama penciptaan manusia dan jin adalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena itu, setiap aktivitas hendaknya dilandasi niat yang tulus demi meraih rida-Nya, agar terhindar dari siksa neraka dan memperoleh kebahagiaan surga. Menurutnya, Ramadan menjadi momentum strategis untuk meluruskan niat sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.

Dalam pemaparannya, H. Agung Riyanto menguraikan empat langkah utama agar iman tetap kokoh hingga akhir hayat atau husnul khatimah. Pertama, membiasakan diri bersyukur atas nikmat Allah, terutama nikmat iman dan hidayah.

Kedua, bersungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah tanpa menunda dan tanpa rasa malas. Ketiga, mengagungkan syiar-syiar Allah sebagai bukti ketakwaan hati. Keempat, memperbanyak doa memohon keteguhan iman, karena doa mencerminkan kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah SWT.

Memasuki Ramadan tahun ini, ia mengajak jamaah memanfaatkan umur dan kesehatan yang masih diberikan Allah dengan sebaik-baiknya. Ia mencanangkan target “Lima Sukses Ramadan”, yakni sukses menjalankan puasa, sukses melaksanakan salat tarawih, sukses tadarus Al-Qur’an, sukses meraih kemuliaan Lailatul Qadar, serta sukses menunaikan zakat fitrah.

Ramadan disebutnya sebagai ladang pahala yang dilipatgandakan, sehingga perlu dijalani dengan kesabaran, keikhlasan, serta perencanaan ibadah yang matang.

Selain penguatan spiritual, ia juga menyoroti pentingnya pembinaan karakter generasi muda. Secara khusus, pesan tersebut ditujukan kepada para santri dan siswa Wali Barokah Boarding School agar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Implementasi 29 karakter luhur, seperti jujur, amanah, disiplin, tanggung jawab, dan mandiri, harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar menjadi slogan.

Sebagai penutup, ia merumuskan lima langkah peningkatan kualitas diri umat Islam. Pertama, meningkatkan ilmu melalui pengajian rutin. Kedua, menertibkan pelaksanaan ibadah wajib dan memperbanyak ibadah sunnah. Ketiga, berkontribusi dengan tenaga dan harta demi kelancaran ibadah dan dakwah.

Keempat, memperkuat kerukunan melalui musyawarah dan kerja sama. Kelima, menjaga ketaatan kepada Allah, Rasul, ulil amri, serta menaati peraturan negara, sehingga terwujud umat yang solid sekaligus warga negara yang kontributif bagi kemajuan bangsa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *