LDII dan MUI Maros Bekali Ratusan Ibu dengan Fondasi Ketakwaan dan Ketahanan Keluarga
LDII dan MUI Maros Bekali Ratusan Ibu dengan Fondasi Ketakwaan dan Ketahanan Keluarga
Maros (4/2). DPD LDII Kabupaten Maros menggelar pengajian khusus ibu yang menjadi momentum dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus pembinaan akhlak. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (29/1/2026) ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maros bidang Pemuda, Perempuan, dan Keluarga Sakinah.
Acara dibuka dengan pengkajian mendalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 1–5 oleh Ustadzah Jayabaya. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa hakikat ketakwaan yang sesungguhnya adalah keseimbangan antara kemantapan iman dalam hati, ketertiban dalam beribadah, serta kepedulian sosial melalui pengelolaan harta yang tepat. Fondasi inilah yang diyakini mampu membangun pribadi dan keluarga yang mendapatkan rida Allah SWT.
Ketua DPD LDII Kabupaten Maros, Ibnu Rusyd, menegaskan bahwa pembinaan bagi kaum perempuan merupakan prioritas strategis organisasi. Menurutnya, kaum ibu memegang peranan vital sebagai madrasah pertama dalam keluarga.
“Ibu-ibu adalah pilar ketahanan keluarga. Melalui pengajian ini, kami ingin membekali mereka dengan pemahaman agama yang kokoh dan akhlakul karimah. Jika peran ibu kuat, maka lingkungan dan generasi penerus kita pun akan terjaga,” ujar Ibnu Rusyd.

Suasana semakin terasa saat Ketua Bidang Pemuda, Perempuan, dan Keluarga Sakinah MUI Maros, Ustadzah Arniaty, memberikan tausiah di hadapan sekitar 200 peserta. Ia mengulas secara mendalam tujuh karakteristik wanita yang dirindukan surga, di antaranya ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, menjaga salat, menjauhi perbuatan keji, kepatuhan kepada suami, memiliki sifat sabar, senantiasa berprasangka baik (husnuzon), serta mampu menjaga kehormatan dan aib keluarga.
“Perempuan memiliki peran besar dalam menentukan arah masa depan keluarga. Ketika seorang ibu mampu menjaga iman dan menjaga akhlaknya, maka kebaikan akan menyelimuti seluruh isi rumahnya,” tutur Ustadzah Arniaty.
Ustadzah Arniaty turut menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dan semangat kekeluargaan yang ditunjukkan warga LDII. Ia berharap kegiatan kolaboratif seperti ini terus berlanjut guna membumikan syiar agama di wilayah Maros.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan luar biasa dari LDII Maros. Semoga silaturahmi ini tetap terjaga dan menjadi motivasi bersama untuk terus menebar kebaikan di tengah masyarakat,” tutupnya.
