Jadi Penguji Eksternal UKK DKV SMKN 1 Bagor, Pemuda LDII Kota Kediri Tekankan Pentingnya Penguasaan Skill
Yuda Langgeng, Pemuda LDII Kota Kediri menjadi penguji pada Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Bagor, Kab. Nganjuk
Nganjuk (5/2). Pemuda LDII Kota Kediri dilibatkan dalam Uji Kompetensi Kejuruan (UKK) Tahun Pelajaran 2025–2026 bagi siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMKN 1 Bagor, Kab. Nganjuk, yang dilaksanakan pada Selasa (4/2).
Kegiatan ini menjadi tahap akhir penilaian kompetensi siswa setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun di bangku sekolah menengah kejuruan. Para siswa mempresentasikan karya berupa poster dan video promosi produk yang telah dipersiapkan selama satu minggu sebelumnya.
UKK tersebut menghadirkan penguji eksternal dari kalangan praktisi industri kreatif, di antaranya Yuda Langgeng dari Pemuda LDII Kota Kediri yang juga founder CV. Profdesain Kreatif Media, serta Dody Priyatmono dari Dody Animation.
Yuda Langgeng menilai, Pelaksanaan UKK berjalan dengan baik, di mana para siswa menunjukkan karakter dan pendekatan yang beragam dalam menyampaikan hasil karyanya.
“UKK hari ini alhamdulillah secara umum berjalan dengan lancar, siswa-siswi memiliki ciri khasnya masing-masing dalam mempresentasikan tugas yang telah disusun satu minggu sebelumnya, yaitu membuat beberapa poster dan video promosi produk,” ujar Yuda Langgeng.
Yuda menegaskan, UKK bukan hanya sekadar ujian formal, tetapi merupakan titik puncak dari seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani siswa selama tiga tahun. Ia menekankan, pentingnya kesiapan mental dan kemauan untuk terus belajar dalam menghadapi tahapan ini.
“Yang kita tekankan kepada mereka adalah bagaimana mau terus belajar untuk memantaskan diri menghadapi ujian, karena UKK ini adalah titik puncak dari proses belajar selama tiga tahun,” jelasnya.
Menurutnya, UKK menjadi momen pembuktian kemampuan siswa atas kompetensi yang telah dikuasai, khususnya di bidang DKV yang memiliki banyak cabang keahlian. Siswa tidak dituntut untuk menguasai semuanya, namun diharapkan mampu mendalami satu bidang secara serius.

“Ini adalah masa pembuktian para siswa atas kemampuannya. Siswa tidak harus menguasai semua bidang dalam DKV, minimal satu bidang saja bisa ditekuni dan dikuasai. InsyaAllah itu akan membawa manfaat di kemudian hari setelah lulus masa sekolah,” ungkap Yuda.
Lebih lanjut, Yuda memberikan motivasi agar para siswa terus bertumbuh dan tidak berhenti mengasah kemampuan yang dimiliki, mengingat keterampilan DKV sangat relevan dengan kebutuhan di era modern saat ini.
“Kalian para siswa harus terus memiliki motivasi untuk bertumbuh, karena dengan memiliki skill di bidang DKV ini berarti kalian sudah memegang sebuah kunci di era modern,” pesannya.
Ia juga menambahkan bahwa ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di jurusan DKV merupakan modal berharga yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai pilihan karier di masa depan.
“Jika kalian bisa memanfaatkan ilmu selama menimba ilmu di DKV, itu akan menjadi modal berharga ke depannya, entah apa pun pilihan jalan karier kalian ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, penguji lainnya, Dody Priyatmono dari Dody Animation, turut memberikan apresiasi dan motivasi kepada para siswa atas usaha yang telah mereka tunjukkan selama UKK berlangsung.
“Terlepas dari kekurangan dan kelebihan yang ada selama kalian mempresentasikan tugasnya, harapan saya kalian tetap semangat belajar memperdalam keilmuan di bidang DKV ini,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa UKK merupakan sarana latihan awal untuk menghadapi dunia kerja yang menuntut kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap tugas serta tenggat waktu.
“Ini adalah latihan kalian semua untuk menghadapi dunia kerja nantinya, di mana juga terdapat tugas beserta deadline yang harus kita penuhi, maka dari itu mulai sekaranglah waktu paling tepat untuk melatih kedisiplinan,” pungkasnya.
