Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 13, 2026
Daerah

LDII Kota Kediri Gelar Media Gathering Bersama Puluhan Jurnalis Jelang Pelaksanaan Musda VII 2025

  • December 14, 2025
  • 3 min read
  • 93 Views
LDII Kota Kediri Gelar Media Gathering Bersama Puluhan Jurnalis Jelang Pelaksanaan Musda VII 2025

Kediri (14/12). Menjelang pelaksanaan Musda VII LDII Kota Kediri Tahun 2025, LDII Kota Kediri menggelar Media Gathering dengan melibatkan puluhan jurnalis. Kegiatan yang dikemas dalam suasana kekeluargaan itu berlangsung di Pondok Pesantren Wali Barokah, Minggu (14/12), sebagai bagian dari rangkaian road to Musda VII.

Musyawarah Daerah (Musda) VII rencana akan digelar pada Rabu, 17 Desember 2025. Agenda strategis lima tahunan tersebut akan membahas evaluasi program kerja, perumusan rencana ke depan, hingga pemilihan kepengurusan baru.

Musda VII LDII Kota Kediri mengusung tema “Mewujudkan SDM Profesional Religius untuk Kota Kediri Mapan Menuju Indonesia Emas 2045.” Melalui forum tersebut, LDII berharap dapat menghasilkan program kerja yang berorientasi pada kemajuan daerah serta penguatan kontribusi sosial keagamaan.

Pimpinan Pondok Pesantren Wali Barokah, KH Sunarto, didampingi Ketua DPD LDII Kota Kediri H. Agung Riyanto dan Ketua Panitia Musda VII Lukman Efendi, menegaskan pentingnya sinergi antara LDII dan Pondok Pesantren Wali Barokah dalam membina sumber daya manusia yang unggul.

“Secara historis maupun struktural, meskipun terdapat perbedaan kelembagaan antara LDII dan Wali Barokah, keduanya tidak dapat dipisahkan. Amanah kami adalah mencetak kader-kader unggul yang siap berkontribusi maksimal bagi pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto menyampaikan bahwa LDII Kota Kediri berkomitmen menjadi bagian dari agen perubahan melalui dakwah yang menyejukkan dan pembangunan yang berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui delapan bidang program prioritas yang selaras dengan arah kebijakan nasional, provinsi, hingga Program “MAPAN” Pemerintah Kota Kediri.

Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto dalam acara Media Gathering Road to Musda VII LDII Kota Kediri

Ia menjelaskan bahwa Asta Cita LDII merupakan delapan bidang pengabdian utama LDII yang sejalan dengan program pembangunan nasional.

Delapan Bidang Pengabdian (Asta Cita) LDII meliputi:

  1. Kebangsaan, melalui penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
  2. Dakwah, dengan pendekatan moderat dan berwawasan kebangsaan.
  3. Pendidikan, untuk mencetak SDM profesional religius yang adaptif terhadap dunia kerja.
  4. Ekonomi Syariah, melalui pengembangan UMKM dan lembaga keuangan mikro.
  5. Pangan dan Lingkungan, termasuk ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
  6. Kesehatan, melalui edukasi dan layanan kesehatan masyarakat.
  7. Energi Baru Terbarukan, seperti pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
  8. Teknologi Informasi, dengan fokus pada literasi digital dan teknologi produktif.

Lebih lanjut, H. Agung menyampaikan bahwa Musda VII LDII Kota Kediri direncanakan akan dibuka oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, serta menghadirkan Ketua MUI Kota Kediri KH Abdullah Kafabihi Mahrus sebagai narasumber.

“Peserta Musda diperkirakan berjumlah antara 400 hingga 500 orang. Agenda utamanya meliputi evaluasi program kerja masa bakti 2020–2025, penyusunan program kerja 2025–2030, serta pemilihan pengurus DPD LDII Kota Kediri periode 2025–2030,” jelasnya.

Selain sidang Musda, rangkaian kegiatan juga diisi dengan program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya seminar peningkatan kompetensi ustadz dan ustadzah, seminar kesehatan dan lingkungan hidup, refleksi akhir tahun, serta bakti sosial berupa pembagian 100 paket sembako di tiga kecamatan.

Untuk mendukung perekonomian warga sekitar, panitia juga menyiapkan Bazar UMKM yang melibatkan 15 pelaku usaha lokal. LDII Kota Kediri turut menunjukkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan penghijauan dengan penanaman 100 tanaman hias serta penggalangan donasi bagi korban bencana alam.

“Sebagai wujud kepedulian lingkungan, kami telah bersepakat agar ucapan selamat Musda tidak lagi menggunakan karangan bunga, melainkan diganti dengan bibit tanaman,” tambah H. Agung.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Musda VII Lukman Efendi menjelaskan bahwa kegiatan Musda akan dimulai pukul 08.00 WIB dan dipusatkan di gedung lantai 5. Selain sidang Musda, agenda juga mencakup sesi dialog kebangsaan dan keberagaman bersama Ketua PCNU Kota Kediri.

“Pelaksanaan Musda dijadwalkan selesai pukul 16.00 WIB. Sementara pelibatan 15 pelaku UMKM dalam bazar diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat sekitar pondok,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *