Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 12, 2026
Bisnis Pendidikan

Pemuda LDII Bekali Siswa DKV SMK Budi Utomo Kertosono Wawasan Industri Kreatif dan Peluang Wirausaha

  • December 15, 2025
  • 3 min read
  • 66 Views
Pemuda LDII Bekali Siswa DKV SMK Budi Utomo Kertosono Wawasan Industri Kreatif dan Peluang Wirausaha

Kediri (13/12). Pemuda LDII Kota Kediri, Yuda Langgeng sekaligus founder Profdesain berkesempatan menjadi guru tamu di SMK Budi Utomo Kertosono, Sabtu (13/12). Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran kepada para siswa DKV mengenai ekosistem industri desain dan media, serta memperkenalkan pola kerja profesional yang relevan dengan dunia kerja dan industri.

Workshop yang bertema “Next Gen Creator Talk, Tren Desain & Peluang Usaha di Industri Kreatif” ini diikuti seluruh siswa kelas XI Desain Komunikasi Visual (DKV) dan dikemas dalam bentuk seminar inspiratif, pemaparan materi, sesi tanya jawab, serta mini praktik desain grafis.

Kepala SMK Budi Utomo Kertosono, H. Didik Suprapto, dalam sambutanya menyampaikan bahwa program guru tamu merupakan agenda rutin sekolah yang bertujuan memperluas wawasan siswa terhadap dunia kerja dan wirausaha.

“Kegiatan ini merupakan program tahunan kami. Kami berharap siswa kelas XI DKV dapat menyerap ilmu dan pengalaman dari narasumber yang telah terjun langsung di dunia industri kreatif dan wirausaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini usaha digital memiliki potensi besar, bahkan dari rumah melalui sistem remote working. Melalui workshop ini, siswa diharapkan memiliki gambaran masa depan yang lebih jelas di sektor industri kreatif.

Pada sesi pertama, Yuda Langgeng memaparkan tren desain dan media kreatif yang terus berkembang pesat seiring tingginya kebutuhan konten visual di era modern saat ini.

“Industri desain dan media saat ini berada pada puncak pertumbuhannya. Setiap hari konten diproduksi dan brand, UMKM, hingga perusahaan sangat membutuhkan desain. Karena itu, desainer harus adaptif,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa peran desainer saat ini telah bergeser dari sekadar pembuat gambar menjadi problem solver yang mampu menentukan citra dan pesan visual sebuah brand di mata publik.

“Desain itu seperti bahasa. Kalian sedang belajar bahasa paling penting di era digital, yaitu bahasa visual. Siapa yang menguasainya, dialah yang akan menguasai masa depan,” tegasnya.

Para Siswa XI DKV SMK Budi Utomo Kertosono dalam sesi foto pada akhir rangkaian acara.

Pada sesi kedua, ia menyampaikan artificial intelligence (AI) tidak menggantikan kreativitas manusia. AI hanyalah alat. AI tidak punya selera, rasa, dan intuisi estetika seperti manusia. Justru AI membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien. Kreativitas manusialah yang menentukan arah karya.

“Kolaborasi antara kreativitas manusia dan teknologi AI dapat melahirkan inovasi dan karya visual yang lebih berkualitas,” tandasnya.

Terkait dengan peluang usaha di industri desain, Yuda menjelaskan bahwa meningkatnya permintaan desain dan konten membuka peluang karier yang luas bagi siswa DKV, baik sebagai graphic designer, illustrator, UI/UX designer, maupun profesi kreatif lainnya.

“Selain jalur karier, para siswa juga dapat merintis karir melalui jalur usaha, seperti jasa desain dan pengelolaan media sosial, pembuatan logo dan branding, hingga mendirikan studio desain skala kecil,” terangnya.

Yuda mengingatkan, dunia usaha itu memiliki tantangan tersendiri, mulai dari keterbatasan modal, persaingan ketat, hingga perubahan tren pasar. Namun demikian, keberanian untuk memulai dan ketekunan menjadi kunci utama.

“Orang yang berhasil bukanlah yang paling berbakat, tetapi mereka yang paling berani memulai dan tidak menyerah meski sudah jatuh ribuan kali,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *