Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 20, 2026
Daerah

LDII Kota Kediri Ikut Sambut FKUB Silaturahim Lebaran di Ponpes Wali Barokah

  • March 30, 2026
  • 2 min read
  • 20 Views
LDII Kota Kediri Ikut Sambut FKUB Silaturahim Lebaran di Ponpes Wali Barokah

Kediri (30/3). Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri menerima kunjungan jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri hadir untuk bersilaturahmi merayakan Idul Fitri 1447 H, bertempat di Wisma Tentram Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, pada Sabtu (21/3).

Pertemuan lintas agama ini menjadi simbol kuat bahwa perbedaan keyakinan bukan penghalang untuk saling mengayubagyo (ikut berbahagia) dalam momentum hari besar keagamaan.

Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Sunarto, menegaskan bahwa pertemuan rutin ini adalah kunci utama mempertahankan predikat Kota Kediri sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia.

“Tanggung jawab kita sama, paling tidak jangan sampai nilai toleransi kita merosot. Meski saat ini masih masuk 10 besar nasional, kita harus terus berupaya melalui pertemuan seperti ini untuk menjalin kebersamaan dan menjaga Indeks Kota Toleran (IKT),” ujar H. Sunarto.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua FKUB Kota Kediri, Pdt. Kabul, merasa sangat tersanjung dengan sambutan hangat tuan rumah. Ia mengibaratkan Ponpes Wali Barokah layaknya rumah sendiri bagi para tokoh lintas agama.

“Prinsip kita di FKUB jelas, jangan membedakan yang sama, dan jangan mempersamakan yang beda. Inilah kunci ukhuwah kita agar bisa bersama-sama menikmati kebahagiaan hari raya, baik itu Nyepi, Paskah, Imlek, maupun Idul Fitri,” ungkap Pdt. Kabul.

Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto, memandang kehadiran tokoh FKUB sebagai penguatan fondasi sosial. Menurutnya, kerukunan tidak bisa dibangun secara instan, melainkan melalui dialog yang tulus.

“Kerukunan tidak bisa dibangun dalam sehari, ia harus dipupuk melalui meja makan yang sama dan dialog yang tulus seperti hari ini. Inilah modal utama kita membangun Kota Kediri yang lebih Mapan,” jelas H. Agung.

Menambahkan hal tersebut, Sekretaris LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno, menyoroti pentingnya peran pemuda dan organisasi keagamaan dalam mentransformasikan nilai toleransi menjadi aksi nyata di lapangan.

“Silaturahmi ini adalah pesan kuat kepada generasi muda bahwa keberagaman di Kota Kediri adalah anugerah, bukan beban. Sebagai Sekretaris LDII, saya melihat sinergi dengan FKUB ini sangat strategis untuk memastikan bahwa semangat ‘Kerukunan di Meja Makan’ ini juga turun hingga ke akar rumput,” ujarnya.

“Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi ruang-ruang perjumpaan seperti ini, karena di saat kita bisa duduk bersama tanpa sekat, di situlah bibit radikalisme dan intoleransi akan mati dengan sendirinya,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *