LDII Kota Kediri Jalin Silaturahim dengan Ketum MUI Pusat, Perkuat Ukhuwah di Momentum Idul Fitri
Kediri (30/3). Dalam suasana Idul Fitri 1447 H, LDII Kota Kediri Kediri melaksanakan kunjungan silaturahim ke kediaman KH Anwar Iskandar, pengasuh Ponpes Al-Amanah Assa’idiyah Jamsaren sekaligus Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, pada Sabtu (21/3).
Kegiatan ini merupakan tradisi yang rutin dilakukan setiap Idul Fitri sebagai upaya mempererat ukhuwah Islamiyah antarpondok pesantren serta memperkuat komunikasi dengan para tokoh ulama di Kota Kediri. Rombongan disambut hangat oleh KH Anwar Iskandar dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan tersebut, KH Anwar Iskandar menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahim yang terus terjaga dari tahun ke tahun. Ia menekankan pentingnya peran pesantren dalam menjaga moralitas serta persatuan bangsa.
“Silaturahim di bulan Syawal ini menjadi kekuatan bagi kita semua. Pesantren harus mampu menjadi motor penggerak kerukunan, tidak hanya mendidik santri dalam aspek keagamaan, tetapi juga menjaga keutuhan umat dan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman,” ujarnya.
Rombongan dipimpin oleh Ketua LDII Kota Kediri, H. Agung Riyanto yang menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan para ulama.
“Kami bersilaturahim untuk menyampaikan ucapan Idul Fitri sekaligus memohon doa dan nasihat. Arahan dari para ulama, khususnya Kiai Anwar, sangat penting bagi kami dalam menjalankan dakwah yang sejuk dan memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris LDII Kota Kediri, Asyhari Eko Prayitno menegaskan bahwa sinergi antarlembaga keagamaan perlu terus diperkuat guna menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan.
“Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pembinaan santri, sehingga hubungan antara pesantren, MUI, dan para ulama tetap harmonis dalam membangun masyarakat yang religius dan damai,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa silaturahim lintas pesantren dan ulama memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan umat.
“Momentum Idul Fitri ini menjadi sarana untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan antarulama serta lembaga keagamaan. Dengan silaturahim yang kuat, kita dapat bersama-sama menjaga kerukunan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa LDII Kota Kediri mendukung penuh upaya kolaborasi antara pesantren dan para tokoh agama dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan kondusif.
Kegiatan silaturahim ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan antarulama dan lembaga keagamaan, sehingga tercipta sinergi yang berkelanjutan dalam menjaga persatuan serta membangun masyarakat yang rukun dan berakhlak mulia.
