Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 19, 2026
Daerah

Perkuat Motivasi dan Kemandirian, Ratusan Generus Tuli LDII Safari Pondok Pesantren di Jawa Timur

  • January 3, 2026
  • 2 min read
  • 61 Views
Perkuat Motivasi dan Kemandirian, Ratusan Generus Tuli LDII Safari Pondok Pesantren di Jawa Timur

Kediri (3/1). Ratusan pemuda tunarungu yang tergabung dalam Generus Tuli Indonesia melakukan kunjungan silaturahim akbar ke sejumlah pondok pesantren di bawah naungan LDII di wilayah Jawa Timur, pada Jumat (2/1). Kegiatan ini digelar untuk memotivasi para difabel agar memiliki kepercayaan diri yang kuat dalam berprestasi serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Sekretaris LDII Jatim, Bambang Raditya, sekaligus pengasuh kelompok pengajian generus tuli binaan LDII mengatakan bahwa rombongan tersebut terdiri dari 55 orang asal wilayah Jabodetabek yang didampingi oleh pengurus Pondok Pesantren Minhajurrosyidin Jakarta dan 45 orang dari wilayah Surabaya. Selama beberapa hari, para generus ini menjalani rangkaian pengajian dan dialog di pusat-pusat pendidikan Islam.

Perkuat Motivasi dan Kemandirian, Ratusan Generus Tuli LDII Safari Pondok Pesantren di Jawa Timur

“Perjalanan safari dakwah dan silaturahim ini mencakup empat lokasi strategis, yakni Ponpes Wali Barokah, Kota Kediri, Ponpes Gadingmangu Jombang, Ponpes Al Ubaidah Kertosono, dan Ponpes Sabilurrosyidin, Gayungan Surabaya,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama dari Silaturahim Akbar ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan upaya sistematis untuk memperkuat mentalitas Generus Tuli. LDII berkomitmen bahwa keterbatasan fisik, khususnya pada pendengaran, tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk memahami nilai-nilai agama dan berperan aktif di masyarakat.

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya inklusivitas dalam pendidikan agama.

“Kami ingin memastikan bahwa Generus Tuli binaan kami memiliki akses yang sama terhadap ilmu. Melalui silaturahim ke pondok-pondok besar ini, diharapkan muncul rasa bangga dan percaya diri. Mereka harus sadar bahwa mereka adalah bagian penting dari masyarakat yang memiliki potensi untuk terus berprestasi,” ujar Bambang Raditya.

Senada dengan hal tersebut, KH. Sumarman menambahkan bahwa interaksi langsung dengan lingkungan pesantren memberikan pengalaman spiritual yang berbeda.

“Melihat langsung bagaimana santri lain belajar dan beraktivitas di pondok-pondok besar seperti Wali Barokah atau Gadingmangu akan memicu semangat juang mereka. Kami berharap setelah pulang dari sini, mereka membawa energi positif untuk lebih mandiri dan bermanfaat di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

“Sinergi Jabodetabek dan Surabaya
Kolaborasi antara Generus Tuli Jabodetabek dan Surabaya dalam satu agenda pengajian bersama ini juga menjadi ajang pertukaran pengalaman. Para pendamping dari Ponpes Minhajurrosyidin Jakarta berharap kegiatan lintas wilayah seperti ini dapat terus berlanjut guna membangun jejaring sosial yang positif bagi teman-teman tuli,” imbuhnya.

Dengan adanya kegiatan ini, LDII Jawa Timur menegaskan kembali perannya sebagai organisasi yang inklusif dan peduli pada pengembangan potensi seluruh umat tanpa terkecuali, termasuk kelompok disabilitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *