PAC LDII Ngletih menggelar berbagai macam perlombaan tradisional di pelataran Masjid Khoirul Huda (22/08).
Kediri (24/8). Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, PAC LDII Ngletih menggelar berbagai macam perlombaan tradisional. Kegiatan tersebut digelar di pelataran Masjid Khoirul Huda, Lingkungan Sumberjo, Kec. Pesantren, Kota Kediri, pada Jumat (22/8).
Acara tersebut dimeriahkan oleh ratusan peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja dan orang tua. Ketua PAC LDII Ngletih, Imam Ahmadi mengatakan kegiatan tersebut bukan sekedar hiburan, namun juga sebagai sarana mempererat kebersamaan antar warga.
“Momen kemerdekaan ini adalah pengingat bagi kami untuk lebih meningkatkan rasa cinta tanah air. Melalui lomba-lomba ini, kami harapkan warga bisa semakin kompak, dan terus mengingat jasa para pahlawan,” ujar Ahmadi.
Ia menyampaikan, banyak perlombaan digelar, mulai dari lomba estafet air, tebak kalimat, lempar balon sambil memakai sarung, makan kerupuk, mengisi air dalam botol, make up, dan lainya. Lomba-lomba yang dihadirkan panitia menekankan Kerjasama dan penerapan 29 karakter luhur LDII.

“Kegiatan perlombaan ini dapat terwujud berkat dukungan warga dan pengurus LDII setempat. Kami bersyukur acara berlangsung dengan baik. Kami berharap tradisi memperingati kemerdekaan dapat terus dilestarikan setiap tahun, agar masyarakat senantiasa merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Ketua Panitia, Lucky Ahmad Areta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai 29 karakter luhur LDII kepada generasi muda. Untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, dibutuhkan generasi-generasi yang memiliki daya juang, berkarakter dan profesional.
“Melalui perlombaan yang diikuti anak-anak dan remaja ini, kami harap bisa menjadi sarana belajar sportivitas, kerja sama, serta kejujuran. Sehingga para peserta juga bisa mengambil hikmah yang bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari” sambung Lucky.
Lucky menuturkan, kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati dengan pengibaran bendera dan perlombaan, melainkan juga diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi lingkungan serta masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Ma’rup Sabila Rosyad menerangkan bahwa lomba tahun ini berlangsung meriah. “Tahun ini banyak lomba yang digelar, sehingga peserta lomba semakin antusias,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini sangat positif sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa peringatan HUT RI bukan semata-mata ajang perlombaan, melainkan juga kesempatan untuk bersyukur kepada Allah SWT atas karunia besar berupa kemerdekaan.

1 Comment
[…] Baca juga: Semarakkan HUT ke-80 RI, LDII Ngletih Gelar Berbagai Lomba Tradisional […]