Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 19, 2026
Nasional

LDII Gelar Rakornas III 2025, Dukung Percepatan Asta Cita Pemerintah

  • August 24, 2025
  • 4 min read
  • 80 Views
LDII Gelar Rakornas III 2025, Dukung Percepatan Asta Cita Pemerintah

Jakarta (22/8) – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III LDII 2025 yang berlangsung di Grand Ballroom Minhajurrosyidin, Jakarta, pada Jumat (22/8). Acara strategis ini dihadiri sekitar 315 peserta, terdiri dari pengurus harian DPP LDII, Dewan Penasihat Pusat, serta jajaran pengurus harian Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII dari seluruh provinsi di Indonesia.

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinkronisasi program kerja LDII dari tingkat pusat hingga ke tingkat paling bawah, yakni Pimpinan Cabang (PC) di kecamatan dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di kelurahan. Menurutnya, berdasarkan hasil evaluasi, program kerja LDII di tingkat DPD kabupaten/kota sudah berjalan cukup baik, namun di level PC dan PAC masih belum merata.

“Program kerja LDII harus benar-benar menyentuh masyarakat hingga level terbawah. Karena PC dan PAC yang paling paham dengan kondisi lingkungannya, sehingga mereka bisa lebih tepat dalam mendukung isu kebangsaan, peningkatan kualitas SDM, maupun kesehatan masyarakat,” ujar KH Chriswanto.


Fokus Rakornas III LDII: Kebangsaan, SDM, dan Kesehatan

Rakornas III LDII 2025 menitikberatkan pada tiga isu strategis yang menjadi bagian dari program Asta Cita Pemerintah, yakni kebangsaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), dan kesehatan.

KH Chriswanto menjelaskan, persoalan kebangsaan di Indonesia masih menghadapi tantangan moderasi beragama dan toleransi antarumat beragama yang belakangan ini kerap terganggu. Sementara di bidang SDM, pemerintah tengah berupaya meningkatkan kualitas generasi muda melalui program Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis. Di sektor kesehatan, penanganan masalah stunting serta pemeriksaan kesehatan masyarakat juga perlu percepatan.

“Dinamika global juga berdampak langsung ke Indonesia. Misalnya kerawanan pangan dunia, itu bisa dirasakan oleh para petani maupun masyarakat perkotaan sebagai konsumen. Jadi, LDII merasa penting untuk memperkuat peran ormas dalam mendukung pemerintah menyelesaikan masalah tersebut,” jelasnya.


LDII sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Menurut KH Chriswanto, ormas seperti LDII memiliki peran vital dalam menjangkau masyarakat yang tidak terjangkau langsung oleh tangan pemerintah. Namun, ia juga mengingatkan bahwa LDII memiliki keterbatasan dalam melaksanakan program-programnya. Oleh karena itu, kolaborasi dengan pemerintah menjadi kunci percepatan pelaksanaan program.

“Dalam konsep masyarakat madani, ormas harus menjadi mitra pemerintah. LDII siap berperan aktif, namun tentu membutuhkan dukungan otoritas agar pelaksanaan program kerja bisa berjalan lebih cepat,” tegasnya.


Implementasi Delapan Bidang Pengabdian LDII

Dalam Rakornas III ini, LDII juga kembali menegaskan program “Delapan Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa” yang sudah berjalan. Tiga bidang utama yang disoroti yakni kebangsaan, SDM, dan kesehatan.

  • Bidang Kesehatan
    LDII memiliki kontribusi nyata, salah satunya saat pandemi Covid-19. LDII membantu pemerintah dalam program vaksinasi, dengan mencatat keberhasilan vaksinasi 200.000 warga di Jakarta Timur. Di berbagai daerah lain, kantor dan majelis taklim LDII juga dimanfaatkan sebagai lokasi vaksinasi.
  • Bidang Pendidikan dan SDM
    Untuk meningkatkan kualitas generasi muda, LDII membentuk Pendidikan Dasar Kepamongan, yang bertujuan membangun moralitas anak didik sekaligus meningkatkan kompetensi penyelenggara pendidikan.
  • Bidang Kebangsaan
    LDII memiliki berbagai program rutin, seperti Sekolah Virtual Kebangsaan (SVK), silaturahim kebangsaan, sosialisasi bela negara, hingga penguatan wawasan kebangsaan melalui pondok pesantren, sekolah, dan majelis taklim.

Tahun ini, Rakornas III LDII bahkan digabung dengan kegiatan SVK bekerja sama dengan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). KH Chriswanto menegaskan, kebangsaan menjadi program prioritas LDII dalam delapan bidang pengabdian tersebut.


Komitmen LDII pada NKRI

Dalam kesempatan itu, KH Chriswanto menegaskan kembali komitmen LDII terhadap empat konsensus dasar bangsa: Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Menurutnya, hal tersebut sudah final dan menjadi pegangan LDII dalam melanggengkan keberadaan negara-bangsa Indonesia.

“LDII menempatkan kebangsaan sebagai program prioritas. Bicara tentang Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, bagi LDII itu sudah selesai, sudah final. Itulah landasan yang kami pegang untuk terus berkontribusi bagi bangsa,” tegasnya.


Rakornas III LDII, Arah Baru untuk Percepatan Asta Cita

Dengan terselenggaranya Rakornas III, LDII menegaskan posisinya sebagai ormas Islam yang konsisten mendukung program pemerintah. Fokus pada tiga sektor utama yakni kebangsaan, SDM, dan kesehatan, LDII berkomitmen membantu percepatan pencapaian Asta Cita, yang merupakan visi pembangunan nasional pemerintah.

Ke depan, LDII berupaya agar program kerjanya semakin merata hingga ke level PC dan PAC, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah dan ormas, LDII percaya bahwa Indonesia bisa lebih cepat mencapai cita-cita bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *