Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
May 2, 2026
Nasional

Silaturahmi ke DPP LDII, Stafsus Menko PMK Tekankan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

  • January 10, 2026
  • 3 min read
  • 42 Views
Silaturahmi ke DPP LDII, Stafsus Menko PMK Tekankan Inklusivitas dan Sinergi Kebangsaan

Jakarta (10/1). Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) untuk bidang Penegakan Keadilan dan Rekonsiliasi, Irjen Pol (Purn) R. Ahmad Nurwahid, melakukan kunjungan ke Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII di Jakarta, Jumat (9/1).

Ahmad Nurwahid menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilandasi oleh kesamaan pandangan dan tujuan, khususnya terkait penguatan kualitas sumber daya manusia serta peran strategis organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan nasional.

“Kunjungan ini memang bersifat informal, namun karena adanya kesamaan persepsi, suasananya terasa formal. Alhamdulillah saya berkesempatan bersilaturahmi ke LDII,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut sejalan dengan mandat Kemenko PMK dalam membangun sumber daya manusia unggul melalui sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk ormas keagamaan.

“Sejumlah program prioritas Kemenko PMK ternyata telah dijalankan oleh LDII di tingkat akar rumput. Tinggal bagaimana memperkuat sinergi dan kolaborasi ke depannya,” jelasnya.

Mantan Direktur Deradikalisasi BNPT RI itu juga menyoroti pentingnya inklusivitas dalam komunikasi sosial. Menurutnya, masih terdapat stigma negatif terhadap LDII di ruang publik yang perlu dijawab melalui sosialisasi yang berkesinambungan dan pendekatan komunikasi yang adaptif.

“Masih ada stigma yang berkembang di masyarakat. Karena itu, inklusivitas dan komunikasi sosial perlu terus ditingkatkan, terlebih di era digital saat ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, dalam kajian teori sosial, perubahan terhadap struktur sosial yang telah mengakar membutuhkan waktu. Namun dengan pendekatan yang inklusif dan terukur, proses tersebut dapat berlangsung lebih cepat tanpa memicu gesekan sosial.

Ahmad Nurwahid juga menekankan pentingnya membangun cara pandang yang menyatukan nilai keagamaan dan kebangsaan. Menurutnya, ajaran agama pada hakikatnya mengandung semangat kebangsaan yang mampu memperkuat persatuan dalam masyarakat yang majemuk.

“Ketika berbicara tentang agama, di dalamnya juga terdapat nilai kebangsaan. Inilah yang menjadi kekuatan Indonesia untuk tetap inklusif di tengah keberagaman,” katanya.

Ia optimistis bahwa dengan berlandaskan Pancasila, memperkuat silaturahim, serta membangun sinergi lintas elemen bangsa, Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, khususnya melalui peran aktif generasi muda.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso menyambut positif kunjungan Staf Khusus Menko PMK tersebut. Ia menilai pertemuan ini membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara LDII sebagai kekuatan sosial masyarakat dengan pemerintah.

“Kami merupakan kekuatan sosial yang perlu berjalan beriringan dengan pemegang otoritas. Sinergi ini penting agar pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara dapat terlaksana secara optimal,” ujarnya.

KH Chriswanto berharap silaturahmi ini menjadi titik awal kerja sama yang berkelanjutan, termasuk dalam program pembinaan kebangsaan dan penguatan wawasan nasional, seperti Sekolah Virtual Kebangsaan yang selama ini melibatkan berbagai institusi negara.

“Kami sepakat untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif, berkeadilan, dan berkarakter kebangsaan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *