Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
April 18, 2026
Dakwah Nasihat

Tiga Bekal Sambut Ramadan Agar Penuh Berkah

  • February 18, 2026
  • 3 min read
  • 31 Views
Tiga Bekal Sambut Ramadan Agar Penuh Berkah

Oleh Dewan Penasehat DPP LDII KH Edy Suparto

Umat Islam menyambut datangnya bulan suci dengan penuh kegembiraan seraya mengucap, مَرْحَبًا يَا رَمَضَان. Secara filosofis, ungkapan “Marhaban ya Ramadan” bukan sekadar ucapan selamat datang, tetapi juga pernyataan kesiapan lahir dan batin untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT di bulan yang mulia ini.

Menurut KH Edy Suparto, terdapat tiga amalan penting yang perlu dipersiapkan dalam menyambut Ramadan. Pertama, menunaikan kewajiban membayar utang puasa tahun sebelumnya bagi yang masih memilikinya. Hal ini menjadi bentuk tanggung jawab seorang muslim agar ibadahnya sempurna dan tidak menyisakan kewajiban.

Kedua, membekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu tentang puasa (mengkaji Kitabus-shaum), agar ibadah yang dilakukan tidak sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga bernilai pahala di sisi Allah SWT. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah mengingatkan:

رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ. رواه الطبراني

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan (pahala) dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.” (HR. Ath Thabraniy)

Hadis tersebut menjadi peringatan bahwa puasa harus dilandasi pemahaman yang benar agar tidak sia-sia. Sejalan dengan itu, Umar bin ‘Abdul ‘Aziz juga menekankan pentingnya beramal dengan dasar ilmu:

مَنْ عَبَدَ اللَّهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ. الزهد للإمام أحمد (١/٣٠١)

“Siapa yang beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang ia perbuat lebih banyak daripada maslahat yang diperoleh.” (Al-Zuhd lil Imam Ahmad bin Hanbal)

Ketiga, menjaga kesehatan fisik agar mampu menjalankan ibadah puasa secara optimal, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan yang di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadr. Kondisi tubuh yang sehat menjadi salah satu faktor pendukung agar ibadah dapat dilakukan dengan maksimal.

Lebih lanjut, KH Edy Suparto mengingatkan bahwa Ramadan memiliki banyak keutamaan yang tercermin dari berbagai sebutannya. Ramadan dikenal sebagai Syahrul Maghfiroh (bulan ampunan), Syahrul Mubarok (bulan penuh keberkahan), serta bulan yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadr yang lebih baik daripada seribu bulan. Ramadan juga disebut Syahrul Qur’an, karena pada bulan inilah Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfudz ke Baitul ‘Izzah.

Selain itu, Ramadan merupakan Syahrush Shobr (bulan kesabaran), Syahrul Jud (bulan kedermawanan), Syahrul Tarbiyah (bulan pendidikan), Syahrul Khair (bulan kebaikan), dan Syahrul Ibadah (bulan ibadah). Semua sebutan tersebut menunjukkan betapa istimewanya Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas diri.

Sungguh beruntung bagi umat Islam yang masih diberi kesempatan bertemu Ramadan tahun ini. Oleh karena itu, sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, umat Islam diajak untuk berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat) dengan meraih lima sukses Ramadan, yaitu sukses puasa Ramadan, sukses salat Tarawih atau Qiyamul Lail, sukses tadarus Al-Qur’an, sukses i’tikaf dan meraih Lailatul Qadr, serta sukses menunaikan zakat fitrah dan zakat mal.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan keberkahan kepada kita semua, serta memberikan kemampuan untuk meraih “Lima Sukses Ramadan” dengan sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *