Warga PAC LDII Karangwinongan dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Masjid Nur Hasan
Warga PAC LDII Karangwinongan dan Masyarakat Gotong Royong Bangun Masjid Nur Hasan
Jombang (17/2) Warga PAC LDII Karangwinongan bersama dengan masyarakat sekitar gotong-royong dalam pembangunan Masjid Nur Hasan, pada Senin (16/2), kegiatan gotong royong digelar untuk menyelesaikan tahap konstruksi, yakni pemasangan dan pengangkatan struktur atap masjid.
Masjid yang berada di bawah naungan PC LDII Mojoagung ini diproyeksikan menjadi tempat kegiatan pengajian, mulai dari ibadah harian hingga sarana pembinaan generasi muda.
Ketua PAC LDII Karangwinongan, Dedy Dwi Prayitno, mengungkapkan bahwa seluruh proses pembangunan Masjid Nur Hasan dilakukan secara swadaya. Mulai dari pendanaan, pengadaan material, hingga pengerjaan teknis merupakan hasil kontribusi sukarela dari warga LDII dan partisipasi aktif masyarakat sekitar.
“Pembangunan masjid ini bukan sekadar mendirikan struktur bangunan fisik, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas antarwarga. Di sini kita melihat wujud nyata kepedulian, semangat tolong-menolong, dan tanggung jawab kolektif dalam mewujudkan rumah ibadah yang representatif,” ujar Dedy.
Ia menambahkan bahwa besarnya partisipasi tenaga dalam kerja bakti pengangkatan atap ini membuktikan bahwa nilai gotong royong masih menjadi fondasi kuat dalam kehidupan sosial di Karangwinongan.

Masjid Nur Hasan dirancang untuk memiliki fungsi sebagai Majelis Taklim bagi anak-anak dan remaja. Fokus utamanya adalah mencetak generasi penerus yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan (alim-faqih), karakter mulia (akhlakul karimah), dan kemandirian.
“Masjid ini akan kami jadikan sarana ibadah sekaligus kawah candradimuka bagi pembinaan karakter generasi muda. Kami ingin tempat ini melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian yang tinggi kepada masyarakat dan bangsa,” jelas Dedy.
Dedy berharap, setelah pembangunan ini rampung, Masjid Nur Hasan dapat menjadi simbol harmoni yang mempersatukan warga. Dengan lingkungan yang religius, diharapkan stabilitas sosial dan nilai-nilai spiritual masyarakat desa semakin kuat.
Kehadiran Masjid Nur Hasan binaan LDII ini diharapkan mempertegas peran organisasi keagamaan sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan moral. Melalui sinergi yang terus dirawat, Desa Karangwinongan diproyeksikan menjadi wilayah yang semakin rukun, kompak, dan berdaya dalam bingkai kebersamaan.
