Official YoutubeLDII TV Kota KediriSubscribe
March 16, 2026
Pesantren

Ponpes Wali Barokah Kediri Hadiri Santunan Yatim di Ponpes Al Ubaidah Kertosono

  • February 25, 2026
  • 2 min read
  • 24 Views
Ponpes Wali Barokah Kediri Hadiri Santunan Yatim di Ponpes Al Ubaidah Kertosono

Nganjuk (25/2). Jalinan silaturahmi antar-lembaga pendidikan Islam di Jawa Timur terus diperkuat. Hal ini tampak pada kehadiran Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kediri dalam acara “Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim-Dhuafa” yang diselenggarakan oleh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Nganjuk, pada Selasa (24/2).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Habib Ubaidillah Al Hasany, serta jajaran tokoh agama dan Forkopimda setempat.

Hadir mewakili Ponpes Wali Barokah Kediri, Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah, H. Agung Riyanto, yang juga Ketua LDII Kota Kediri menyampaikan apresiasi atas konsistensi Ponpes Al Ubaidah dalam menjalankan tradisi filantropi. Menurutnya, sinergi antar-pondok pesantren sangat penting dalam membangun kemaslahatan umat di tingkat regional.

“Kami dari Ponpes Wali Barokah Kediri sangat bersyukur dapat hadir memenuhi undangan ini. Apa yang dilakukan oleh Habib Ubaidillah dan jajarannya merupakan perwujudan dari karakter santri dan kyai yang peduli dan berbagi. Tradisi santunan ini bukan sekadar bantuan materi, tapi simbol keekluargaan dan ukhuwah yang harus terus kita pelihara antar-lembaga pesantren,” tutur H. Agung Riyanto.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi sosial seperti ini menjadi inspirasi bagi Ponpes Wali Barokah untuk terus meningkatkan program-program pengabdian masyarakat di Kota Kediri.

Dalam sambutannya, Pengasuh Ponpes Al Ubaidah, Habib Ubaidillah Al Hasany, menegaskan bahwa santunan kepada 300 paket sembako dan 50 bingkisan anak yatim ini adalah amanah dari para pendiri pondok terdahulu. Ia juga mengapresiasi dukungan semua pihak, termasuk kehadiran para tokoh dari pesantren tetangga dan jajaran LDII Jawa Timur.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, dalam kesempatan yang sama menyatakan bahwa pesantren merupakan mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan angka harapan hidup dan kesejahteraan warga. Marhaen menekankan pentingnya pelibatan masyarakat lokal dalam pembangunan ekonomi daerah melalui Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Amrodji Konawi, jajaran Dewan Penasehat Pusat DPP LDII, perwakilan Kodim dan Polres Nganjuk, serta pimpinan ormas-ormas Islam lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *